Kamis, 31 Oktober 2013
Reaksi Tubuh Terhadap Kosmetik
Dilaporkan bahwa produk seperti shampoo, deodorant, makeup, cologne, pelembab, dan lain sebagainya berpotensi menyebabkan reaksi pada kulit atau seringkali disebut alergi. Reaksi yang diperlihatkan kulitpun berbeda-beda, ada yang tiba-tiba gatal, ada yang merah-merah, ada yang merah dan bengkak, ada yang bentol-bentol, ada pula yang mengelupas.
Namun, ada baiknya Anda ketehui bahwa sebenarnya alergi terhadap kosmetik itu ada dua jenis reaksinya.
Iritasi
Disebut iritasi karena merupakan reaksi alergi yang paling sering dijumpai pada semua jenis kulit. Gejalanya diawali dengan gatal-gatal, kulit yang merona kemerahan dan apabila digaruk maka kulit akan lecet atau terluka.
Reaksi iritasi ini pada umumnya diperlihatkan pada produk yang pertama kali dipakai. Apabila muncul reaksi seperti ini, maka segera hentikan pemakaian produk. Pada beberapa kasus, kemerahan ini bisa sampai menyebabkan kulit kering dan pecah-pecah, apabila sudah demikian, segera saja hubungi dokter agar cepat ditangani.
Alergi
Sudah disebut alergi karena reaksi kulit akan memperlihatkan hal yang sama selama ada bahan pemicunya. Alergi ini lebih disebabkan oleh sebuah bahan yang memicu reaksi alergi. Gejalanya, kemerahan, gatal-gatal, kulit kering dan mengelupas, atau melepuh pada beberapa kasus yang fatal.
Munculnya reaksi alergi ini bermacam-macam, ada yang dalam beberapa detik setelah penggunaan kosmetik, ada yang berjangka waktu lebih lama. Namun, apapun reaksi yang ditunjukkan, langkah pertolongan pertama adalah menghentikan pemakaian produk terlebih dahulu.
Produk hypoallergenic
Adalah produk yang dikabarkan ramah terhadap kulit, telah dilakukan pengetesan dan hasilnya sangat sedikit dilaporkan terjadinya reaksi alergi.
Pada produk yang dicantumkan hypoallergenic sekalipun, bukan berarti alergi tidak akan terjadi. Alergi bisa saja terjadi apabila memang kulit bereaksi terhadap bahan yang tidak dapat diterima.
Bagaimana mengatasi alergi pada kulit karena kosmetika
1. Hentikan penggunaan produk kosmetika tersebut, dan setidaknya dalam waktu 3 hari jangan gunakan produk apapun juga agar kulit kembali pada keadaan normal.
2. Baca bahan produk dan temukan bahan yang menyebabkan alergi pada Anda (sebelumnya konsultasikan pada dokter untuk mengetahui alergi Anda).
3. Dahulukan produk berlabel hypoallergenic. Sekalipun mungkin reaksi alergi bisa saja terjadi, namun ini akan memperkecil kemungkinan reaksi alergi.
4. Semprotkan parfum pada pakaian apabila memang Anda sering mengalami reaksi alergi yang disebabkan oleh produk wewangian.
5. Segera konsultasikan dengan dokter apabila dalam waktu 3 hari reaksi alergi Anda tak kunjung hilang.
Sumber : Vemale.com
Kamis, 03 Oktober 2013
Guys, Perhatikan Ini Saat Memakai Kosmetik
Alergi pada kosmetik itu seperti apa seringkali orang malah tidak tahu dan tidak sadar. Tiba-tiba saja kondisi kulit menjadi parah dan menderita peradangan. Well, hal ini mungkin saja terjadi apabila Anda kurang mengerti akan kondisi kulit Anda.
Sebenarnya reaksi energi bisa Anda ketahui sejak dini. Bahkan beberapa saat saja setelah mengaplikasikan produk kosmetik yang Anda pakai. Tidak memungkiri bahwa beberapa merk terkenal juga bisa membuat Anda alergi karena ada salah satu bahan yang kulit Anda tidak tahan.
Umumnya, tanda-tanda apabila Anda alergi pada suatu produk adalah:
Kemerahan
Tanda pertama yang biasa muncul saat kulit alergi pada kosmetik adalah kemerahan. Dan bahkan tidak harus menunggu waktu yang lama, karena reaksi ini bisa muncul dalam hitungan menit.
Pertama kali swatch produk pada kulit Anda akan merasa sedikit gatal atau panas, kemudian tanda itu diperkuat dengan kemerahan pada kulit. Nah kalau sudah seperti ini Anda harus mengetahui bahwa ada kandungan pada kosmetik itu yang Anda tidak cocok. Hentikan pemakaian dan jangan diteruskan.
Bengkak
Umumnya reaksi ini ditunjukkan saat mengaplikasikan kosmetik di area kelopak mata. Entah itu eyeliner, eyeshadow, atau maskara, yang dapat menyebabkan bagian kulit di sekitar mata bengkak.
Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa bengkaknya akan muncul di tempat lain apabila produk yang Anda gunakan berbeda.
Problem mata
Biasanya reaksi ini ditunjukkan apabila Anda tidak cocok pada eyeliner atau maskara. Anda akan merasakan mata gatal, kemerahan, seringkali meneteskan air mata, serta kelopak mata terasa tebal. Di beberapa kondisi Anda juga menjadi sensitif terhadap sinar lampu sehingga pusing atau sakit kepala akan mengikuti.
Apa Yang Harus Dilakukan?
Yang pertama, pastikan Anda menghentikan pemakaian produk dan cermati bahan apa yang kemungkinan menyebabkan alergi
Hindari membeli produk abal-abal yang tidak jelas kandungannya karena tanda alergi akan lebih mudah terlihat
Bersihkan terlebih dahulu kulit wajah saat akan memakai makeup
Ganti selalu alat makeup setiap 3-6 bulan dan cuci setiap minggunya agar tetap bersih
Jangan menggosok, menggaruk, memakai scrub atau lulur atau juga masker pada kulit yang mengalami alergi
Jika tanda alergi tidak hilang dalam 2x24 jam maka sebaiknya Anda segera mengunjungi dokter dan meminta pertolongannya. Umumnya Anda akan diberi obat minum atau krim/salep untuk meredakan gejala alergi.
Sumber : Vemale.com
Langganan:
Komentar (Atom)

